Ketua Umum PSSI Nurdin Halid kembali menjadi pergunjingan hangat di Tanah Air sejak pergelaran putaran final Piala AFF 2010. Dalam turnamen sepak bola negara-negara Asia Tenggara yang kembali gagal dijuarai Indonesia itu, nama Nurdin sering terdengar dicemooh oleh suporter. Suara-suara suporter meminta Nurdin untuk turun dari jabatan yang diembannya selama bertahun-tahun.
Namun, Nurdin bukanlah orang sembarangan. Meski sering diminta untuk turun, kursi jabatannya tak jua
Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Indonesia. Tampilkan semua postingan
Januari 08, 2011
Harta Nurdin Yang Terungkap
LPI Tantang PSSI di Pengadilan
Pengurus Liga Primer Indonesia (LPI) menantang Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk memidanakan LPI terkait pendirian dan penyelenggaraan kompetisi sepak bola antarklub.
"Silakan saja (mengajukan, Red) pengaduan pidana. Tapi, kami sudah ajukan ke berwajib. Kami tidak mengerti pasalnya mana yang mau digunakan. Kami siap menghadapi itu," ujar General Manager LPI, Arya Abhiseka, saat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/1/2011).
Dengan mengantungi izin dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan restu Menpora Andi Mallarangeng, Arya merasa LPI cukup sah untuk menggelar kompetisi. Apalagi, pihak kepolisian juga telah bersedia memberikan izin keramaian untuk seluruh laga di musim ini.
Sebagaimana diberitakan, pengusaha Arifin Panigoro dengan perusahaan PT Medco-nya menggagas
"Silakan saja (mengajukan, Red) pengaduan pidana. Tapi, kami sudah ajukan ke berwajib. Kami tidak mengerti pasalnya mana yang mau digunakan. Kami siap menghadapi itu," ujar General Manager LPI, Arya Abhiseka, saat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (7/1/2011).
Dengan mengantungi izin dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan restu Menpora Andi Mallarangeng, Arya merasa LPI cukup sah untuk menggelar kompetisi. Apalagi, pihak kepolisian juga telah bersedia memberikan izin keramaian untuk seluruh laga di musim ini.
Sebagaimana diberitakan, pengusaha Arifin Panigoro dengan perusahaan PT Medco-nya menggagas
Januari 06, 2011
Bencana Sepak Bola Nasional
Seperti Tragedi Heysel pada Mei 1985, kira-kira begitulah wajah sepak bola nasional kita saat ini. Di Stadion Heysel, Brussels, Belgia, pesta sepak bola final Piala Champions berubah menjadi bencana saat 39 penonton tewas, 32 di antaranya pendukung Juventus, setelah bentrok dengan pendukung Liverpool. Kebanyakan pendukung Juventus tewas setelah tembok pembatas roboh menimpa mereka selepas aksi agresif hooligan Liverpool yang memang terkenal sangat beringas.
Januari 05, 2011
Haramkah Pemain LPI Masuk Timnas?
Tidak semua pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) satu suara soal keberadaan pemain Liga Primer Indonesia dalam tim nasional Indonesia. Ada yang menolak, tapi ada juga yang tetap membuka pintu bagi pemain "haram" tersebut.
PSSI menutup pintu bagi pemain yang bermain bergabung di klub dalam kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), salah satunya striker Persema Malang Irfan Bachdim. Otoritas sepak bola Indonesia itu menganggap mereka "haram" karena mengikuti kompetisi kompetisi liar di luar kompetisi resmi PSSI, yakni Indonesia Super League (ISL).
PSSI menutup pintu bagi pemain yang bermain bergabung di klub dalam kompetisi Liga Primer Indonesia (LPI), salah satunya striker Persema Malang Irfan Bachdim. Otoritas sepak bola Indonesia itu menganggap mereka "haram" karena mengikuti kompetisi kompetisi liar di luar kompetisi resmi PSSI, yakni Indonesia Super League (ISL).
Januari 04, 2011
Pemain Kejar Wasit
Laga Ti-Phone Divisi Utama antara Gresik United melawan Persikota Tangerang, Senin (3/1/2010) di Stadion Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, berlangsung ricuh akibat keputsan wasit yang kontroversial . Saat laga berakhir 2-1 untuk tuan rumah, wasit lari terbirit-birit dikejar pemain Persikota. Suporter tuan rumah melempari pemain lawan dengan botol air mineral.
Suasana memanas sejak menit ke-20 babak pertama berlangsung. Pemain tim tamu meradang karena wasit Rahmad Hidayat hanya mengganjar pemain belakang Gresik United, Heri Purnomo, dengan kartu kuning dan hadiah penalti. Padahal, sangat jelas terlihat Heri memegang bola yang meluncur ke gawang dengan kedua tangannya. Seandainya tidak ditahan dengan tangan, bola meluncur ke gawang dan berbuah gol untuk Persikota.
Suasana memanas sejak menit ke-20 babak pertama berlangsung. Pemain tim tamu meradang karena wasit Rahmad Hidayat hanya mengganjar pemain belakang Gresik United, Heri Purnomo, dengan kartu kuning dan hadiah penalti. Padahal, sangat jelas terlihat Heri memegang bola yang meluncur ke gawang dengan kedua tangannya. Seandainya tidak ditahan dengan tangan, bola meluncur ke gawang dan berbuah gol untuk Persikota.
PSSI Intimidasi Irfan
Posisi penyerang tim nasional, Irfan Bachdim, terjepit setelah PSSI mengancam akan mencoret para pemain yang terlibat dalam Liga Primer Indonesia dari timnas. Masa depan Irfan di timnas mengambang karena dia masih terikat kontrak dengan Persema Malang.
Saat ini, ada tiga klub yang mengundurkan diri dari Liga Super Indonesia (LSI) dan pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI), yaitu Persema Malang, Persibo Bojonegoro, dan PSM Makassar. Surat pengunduran diri ketiga klub itu dari kompetisi LSI sudah diterima oleh PT Liga Indonesia pada 24 Desember 2010.
Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes, Kamis (30/12), menilai, pemain yang ikut klub LPI tidak bisa masuk timnas. PSSI menilai, LPI adalah kompetisi yang tidak dikenal dan tidak diakui keberadaannya.
”Jika Irfan mau tetap membela timnas Indonesia, dia harus ikut kompetisi yang diakui oleh PSSI, yaitu Liga Super Indonesia,” ujar Nugraha.
Manajer timnas, Andi Darussalam Tabussala mengaku, telah memberitahu 22 pemain timnas Piala Suzuki AFF 2010 bahwa pemain yang ikut LPI harus keluar dari timnas.
Saat ini, ada tiga klub yang mengundurkan diri dari Liga Super Indonesia (LSI) dan pindah ke Liga Primer Indonesia (LPI), yaitu Persema Malang, Persibo Bojonegoro, dan PSM Makassar. Surat pengunduran diri ketiga klub itu dari kompetisi LSI sudah diterima oleh PT Liga Indonesia pada 24 Desember 2010.
Sekretaris Jenderal PSSI Nugraha Besoes, Kamis (30/12), menilai, pemain yang ikut klub LPI tidak bisa masuk timnas. PSSI menilai, LPI adalah kompetisi yang tidak dikenal dan tidak diakui keberadaannya.
”Jika Irfan mau tetap membela timnas Indonesia, dia harus ikut kompetisi yang diakui oleh PSSI, yaitu Liga Super Indonesia,” ujar Nugraha.
Manajer timnas, Andi Darussalam Tabussala mengaku, telah memberitahu 22 pemain timnas Piala Suzuki AFF 2010 bahwa pemain yang ikut LPI harus keluar dari timnas.
Januari 01, 2011
Rafiq dan Safee Berminat Main di Indonesia
Ujung tombak kesebelasan Malaysia yang menjadi pencetak gol terbanyak di ajang AFF 2010, Safee Sali, mengaku sangat berminat untuk merumput di Liga Indonesia. Bukan hanya dia, kapten Malaysia, Mohammad Safiq Rahim, pun mempunyai keinginan yang sama.
Safiq Rahim mengatakan, jika memang ada kesempatan merumput di Liga Indonesia, dia sangat berterima kasih. "Saya ingin mencoba peruntungan yang baik bagi diri saya dengan meramaikan kompetisi di Liga Indonesia," ungkap Mohammad Safiq Rahim.
Desember 31, 2010
Semua Ingin Riedl Bertahan
Keputusan Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) mempertahankan pelatih Alfred Riedl disambut baik oleh punggawa tim nasional Indonesia.
Riedl layak dipertahankan karena telah membentuk fondasi yang bagus bagi pasukan "Merah Putih". "Dia patut dipertahankan. Semua masyarakat juga pasti menginginkannya. Riedl sudah bikin fondasi yang bagus," kata Zulkifli Syukur kepada Kompas.com, Jumat (31/12/2010).
Defender yang memperkuat Arema Indonesia itu menilai bahwa Riedl telah memberikan prestasi yang luar biasa, meskipun Indonesia gagal menjuarai Piala AFF 2010. "Dengan merombak skuad dari pelatih sebelumnya, Benny Dollo, Riedl telah berhasil membangun tim menjadi luar biasa, terutama mental. Dalam beberapa pertandingan, kami berhasil mengalahkan lawan meskipun harus tertinggal lebih dulu," ucap pemain asal Makassar itu.
Riedl layak dipertahankan karena telah membentuk fondasi yang bagus bagi pasukan "Merah Putih". "Dia patut dipertahankan. Semua masyarakat juga pasti menginginkannya. Riedl sudah bikin fondasi yang bagus," kata Zulkifli Syukur kepada Kompas.com, Jumat (31/12/2010).
Defender yang memperkuat Arema Indonesia itu menilai bahwa Riedl telah memberikan prestasi yang luar biasa, meskipun Indonesia gagal menjuarai Piala AFF 2010. "Dengan merombak skuad dari pelatih sebelumnya, Benny Dollo, Riedl telah berhasil membangun tim menjadi luar biasa, terutama mental. Dalam beberapa pertandingan, kami berhasil mengalahkan lawan meskipun harus tertinggal lebih dulu," ucap pemain asal Makassar itu.
Main Kasar, Riedl Pasti Marah
Bek tim nasional Indonesia, Zulkifli Syukur, mengungkapkan, pelatih Alfred Riedl sangat marah jika tim memeragakan permainan kasar dalam pertandingan.
Baginya, itu merupakan pelajaran penting yang diperoleh selama dilatih Riedl. Pernyataan Zulkifli memang tidak terlalu berlebihan. Berdasarkan statistik, tidak ada satu pun pemain yang pernah diganjar kartu merah selama gelaran Piala AFF 2010.
"Kompetisi kita memang keras. Namun, Riedl paling marah kalau kami main kasar. Dia akan memberikan hukuman push-up jika kami main kasar," kata Zulkifli kepada Kompas.com, Jumat (31/12/2010).
Riedl, kata Zulkifli, telah membentuk fondasi yang baik bagi timnas. Karena itu, Riedl, lanjut Zulkifli, berpesan agar bisa membawa pelajaran berharga yang dia berikan saat membela klub.
Baginya, itu merupakan pelajaran penting yang diperoleh selama dilatih Riedl. Pernyataan Zulkifli memang tidak terlalu berlebihan. Berdasarkan statistik, tidak ada satu pun pemain yang pernah diganjar kartu merah selama gelaran Piala AFF 2010.
"Kompetisi kita memang keras. Namun, Riedl paling marah kalau kami main kasar. Dia akan memberikan hukuman push-up jika kami main kasar," kata Zulkifli kepada Kompas.com, Jumat (31/12/2010).
Riedl, kata Zulkifli, telah membentuk fondasi yang baik bagi timnas. Karena itu, Riedl, lanjut Zulkifli, berpesan agar bisa membawa pelajaran berharga yang dia berikan saat membela klub.
Irfan Terancam Tidak Bisa Bela Timnas
Bergabungnya Persema Malang ke Liga Primer Indonesia membuat Irfan Bachdim terancam tidak bisa membela tim nasional Indonesia. Pasalnya, PSSI melarang setiap pemain timnas membela kompetisi tidak resmi tersebut.
"Laskar Ken Arok" memutuskan bergabung dengan Liga Primer Indonesia setelah tergiur pengelolaan yang lebih profesional dan keuntungan finansial yang ditawarkan. Sementara itu, PSSI telah menegaskan bahwa LPI adalah kompetisi ilegal dan akan mengeluarkan semua pihak yang menyeberang ke kompetisi yang digagas oleh Arifin Panigoro tersebut dari daftar keanggotaan PSSI.
Keputusan ini membuat Irfan tidak diperkenankan membela timnas jika klubnya tampil di LPI. "Saya sudah berbicara dengan Irfan. Dia sudah paham situasinya. Dia datang ke sini (Indonesia) untuk menjadi pemain timnas," ucap Manajer Tim Nasional Indonesia Andi Darussalam Tabusala. "Sementara, untuk menjadi pemain timnas, jalurnya harus lewat kompetisi binaan PSSI," lanjutnya.
"Laskar Ken Arok" memutuskan bergabung dengan Liga Primer Indonesia setelah tergiur pengelolaan yang lebih profesional dan keuntungan finansial yang ditawarkan. Sementara itu, PSSI telah menegaskan bahwa LPI adalah kompetisi ilegal dan akan mengeluarkan semua pihak yang menyeberang ke kompetisi yang digagas oleh Arifin Panigoro tersebut dari daftar keanggotaan PSSI.
Keputusan ini membuat Irfan tidak diperkenankan membela timnas jika klubnya tampil di LPI. "Saya sudah berbicara dengan Irfan. Dia sudah paham situasinya. Dia datang ke sini (Indonesia) untuk menjadi pemain timnas," ucap Manajer Tim Nasional Indonesia Andi Darussalam Tabusala. "Sementara, untuk menjadi pemain timnas, jalurnya harus lewat kompetisi binaan PSSI," lanjutnya.
Langganan:
Postingan (Atom)